Oleh: kamalmisran | Agustus 16, 2008

Emas Kido / Hendra Kado Istimewa 17 Agustus RI

SEMANGAT MERAH PUTIH Markis Kido (kanan) dan Hendra Setiawan merebut medali emas pertama bagi Indonesia. Kido/Hendra mengalahkan ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, di Beijing University of Technology Gymnasium tadi malam. 

BEIJING (SINDO) – Di puncak perayaan HUT Kemerdekaan RI yang ke-63,ganda putra Markis Kido/ Hendra Setiawan memberikan kado istimewa. Dengan perjuangan heroik pasangan terbaik dunia ini akhirnya bisa mempersembahkan emas bagi bangsa Indonesia. S

ungguh luar biasa! Sayang, perjuangan hidup mati Kido/ Hendra ini tidak bisa disaksikan langsung oleh jutaan rakyat Indonesia melalui layar televisi. Ini yang membuat banyak rakyat Indonesia kecewa tidak bisa menyaksikan perjuangan Kido/Hendra mempertahankan gengsi bangsanya sendiri di eventdunia. Kido/Hendra adalah anggota kontingen Indonesia yang berhasil merebut medali emas pertama di Olimpiade Beijing 2008. 

Mereka mengalahkan ganda China, Cai Yun/Fu Haifeng, 12-21, 21-11, 21-16 pada partai puncak di Beijing University of Technology Gymnasium tadi malam. Pertandingan final tersebut berlangsung sangat menegangkan. Ganda tuan rumah memberikan perlawanan sangat ketat. Bahkan, Kido/- Hendra sempat tak bisa berbuat banyak mendapat serangan gencar dari Cai/Fu pada set pertama. Beruntung mereka akhirnya bisa menemukan ritme permainan sehingga bisa membalikkan keadaan dengan merebut kemenangan di dua set berikutnya. 

Dengan sukses Kido/- Hendra ini Indonesia bisa mempertahankan tradisi medali emas di Olimpiade. Jelas, itu prestasi luar biasa. ”Kemenangan ini sangat berarti bagi semua.Apalagi, negara kita juga akan berulang tahun besok (hari ini). Jadi emas Olimpiade 2008 Beijing ini kami persembahkan sebagai kado ulang tahun Republik Indonesia.

Ini juga jadi hadiah ulang tahun bagi saya, kemarin, juga kado untuk Hendra yang akan berulang tahun pada 25 Agustus,” ujar Kido yang pada 11 Agustus merayakan ulang tahun yang ke-24. Kemenangan Kido/- Hendra juga mampu mengembalikan kejayaan nomor ganda putra Indonesia di Olimpiade. Sejak pasangan Candra Wijaya/Tony Gunawan merebut medali emas di Olimpiade 2000 Sydney, ganda putra Indonesia tak pernah lagi merajai Olimpiade. 

Terakhir emas Indonesia didapat oleh Taufik Hidayat di Olimpiade 2004 Athena. ”Sungguh kami begitu terharu dengan prestasi ini. Apalagi,sukses ini tidak kami raih dengan gampang. Terbukti kami kehilangan set pertama. Itu terjadi karena kami terlalu buru-buru ingin segera menuntaskan pertandingan,” tambah Kido. Yang jelas, dengan kemenangan Kido/Hendra, Indonesia kini mengumpulkan 1 medali emas dan 1 medali perunggu di cabang bulu tangkis. 

Medali perunggu itu dipersembahkan Maria Kristin setelah menaklukkan pebulu tangkis nomor 2 dunia asal China, Lu Lan, 11-21, 21- 13,21-15. ”Saya melihat Maria makin matang dalam bertindak. Saya yakin dia akan menjadi bintang di masa depan,” ujar manajer tim bulu tangkis Indonesia Lius Pongoh. 

Indonesia sendiri masih berharap mendapat tambahan medali emas lewat ganda campuran, Nova Widianto/- Lilyana Natsir, yang memastikan diri lolos ke final setelah menaklukkan pasangan China, He Hanbin/Yu Yang,dengan rubber set15-21, 21-11, 23-21. Sayangnya, kemenangan Nova/Lilyana tak diikuti ganda campuran Flandy Limpele/Vita Marissa. 

Pasangan 3 BWF itu gagal melangkah ke partai puncak setelah dihabisi ganda Korea Selatan, Lee Hyo-jung/Lee Young-dae,dengan skor 9-21, 21-12,17-21. Tapi hasil itu memang sangat wajar. Lawan-lawan ganda campuran Indonesia tampil luar biasa sepanjang pertandingan tadi malam. Bahkan Nova/Lilyana juga nyaris gagal setelah di set ketiga terjadi kejar-kejaran poin, termasuk saat deuce. 

Kalau tidak memiliki mental juara, belum tentu peringkat satu dunia itu bisa melaju ke babak berikut. Apalagi, dukungan penonton begitu membahana bagi pasangan China Henbin/Yang. ”Kami nyaris tak berdaya. Bahkan, kami terpancing permainan lawan di set pertama. Untungnya kami bisa menemukan kembali ritme permainan kami, sehingga bisa memetik kemenangan di dua set berikut,”ujar Lilyana kepada wartawan kemarin. 

Bagaimana dengan kesiapan mereka menghadapi ganda peringkat 10 BWF Korea, Lee Hyo-jung/ Lee Yong-dae? Nova/Lilyana tentu tak berharap mereka melakukan kesalahan karena akibatnya pasti akan fatal. Apalagi, lawan yang akan dihadapi adalah lawan tangguh. Meski dari sisi peringkat BWF Nova/Lilyana lebih bagus, Hyo-jung/Yong-dae tak bisa diremehkan. 

Terbukti, Nova/Lilyana sudah dua kali takluk di tangan pasangan Korea Selatan ini.Pada Korea Super Series 2008 dan Malaysia Super Series 2008.mau tidak mau Nova/Lilyana harus mengetatkan ikat pinggang. ”Mudah-mudahan, kami tidak terbawa lagi permainan lawan. Tentu kami juga akan lebih mawas diri demi meraih medali emas Olimpiade,” ujar Nova yang bersama Lilyana dua kali menjadi juara dunia, 2005 dan 2007. 

Sementara itu, Flandy/- Vita mengaku kecewa dengan kekalahan mereka.Padahal, jika mereka lolos ke final,emas dan perak dipastikan direbut Indonesia. ”Jujur saja, saya lemas di set ketiga. Stamina saya terkuras habis sehingga kami akhirnya kalah.Tapi itu hasil terbaik yang bisa kami berikan,”ujar Flandy. Hal sama dilontarkan Vita. 

Di luar masalah fisik, dia mengaku banyak melakukan kesalahan dalam partai ini, terutama karena dia merasa terbawa arus mengikuti pola permainan lawan.Akibatnya, permainan pasangan nomor tiga dunia itu dapat didikte pasangan Korea, Hyo-jung- Yong-dae. ”Kami terbawa arus sehingga kami tak bisa lagi fokus.Tentu ini jadi pelajaran saat tampil di laga berikut,” ujar Vita. 

Flandy/Vita memang masih harus berjuang untuk memperebutkan medali perunggu. Sesuai aturan IOC yang baru, semifinalis tak langsung meraih medali perunggu, melainkan ditentukan dalam satu pertandingan lagi. Tentunya lawan yang dihadapi Flandy/Vita sendiri tak gampang. Mereka akan menghadapi ganda China,He Hanbin/Yu Yang, yang di semifinal ditaklukkan Nova/- Lilyana.(*) 

sumber click disini

About these ads

Responses

  1. SELAMET YA

  2. Q NGEFANS BGTTTTTTTTTTTTT MA SONY DWI KUNCORO
    MINTA NO HP’Y DONG

  3. thanks banyak ya kido,hendra klen udh berjuang hbs2an utk indonesia maju trusss indonesia ok


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 41 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: