Website bse.depdiknas.go.id masih “berantakan” walaupun telah diresmikan oleh Presiden RI di Istana Negara tanggal 20 Agustus 2008.
Melalui program massal buku murah, semua pihak bebas Mengunduh, mencetak lalu menyebarluaskan materi paket buku pelajaran melalui program resmi buku murah hal ini bukan merupakan suatu tindakan pembajakan karena hak cipta buku-buku tersebut sudah dimiliki oleh pemerintah. (dukutip dari detik.com)

Di dalam program massal buku murah, pihak pemerintah memborong hak cipta materi buku teks pelajaran SD-SMP-SMA dan sederajat lalu menyediakan secara gratis di situs utama http://bse.depdiknas.go.id. Namun sampai jam 24.00 tanggal 22 Agustus 2008 website bse.depdiknas.go.id masih mengalami masalah terutama pada saat mengundu buku pelajaran yang terdapat di website BSE. Bab-bab yang teredapat di dalam buku eletronik tersebut setelah diundu hanya berisi sampul depan / cover buku tersebut dan belum memuat isi buku secara keseluruhan.

Selain itu sebelum dapat mengundu & membaca secara online BSE tersebut, kita diminta untuk melakukan regestrasi dengan cara memasukan data berupa nama, nomor identitas diri, alamat, pekerjaan, jabatan, telpon, e-mail, webite, username & password. Setelah proses regestrasi selesai kita dapat login dengan acount yang telah di buat.
Sebagai bahan masukan bagi depdiknas. Dengan program buku murah ini masyarakat dapat berpartisipasi langsung membantu untuk menyebarluaskan program buku murah dengan cara mereka sendiri-sendiri. Salah satu contohnya adala lewat blog yang menyediakan posting-posting tentang Buku Sekolah Eletronik (BSE) dan menyediakan download link langsung ke website bse.depdiknas.go.id, JIka dengan cara login terlebih dahulu maka download link yang disediakan didalam blog tidak akan bisa langsung mengundu buku tersebut karena adanya syarat untuk login dengan username dan password agar dapat mengundu & membaca BSE tersebut.
Dengan diberikannya kebebasan tanpa adanya syarat login terlebih dahulu maka saya yakin para bloger di seluruh Indonesia akan ramai memuat posting-posting tentang BSE yang dapat di dowload langsung dari blog mereka. Bukan-kah hal ini akan sangat membantu depdiknas sekaligus menaikan rating www.bse.depdiknas.go.id sebagai website dengan lalulitas terpadat milik pemerintah Indonesia. Seharusnya Depdiknas “bangga” karena adanya ribuan link dari para bloger Indonesia.
“kepada Depdiknas RI, Berikan kami kebebasan untuk berpartisipasi langsung membantu menyebarluaskan buku sekolah eletronik ini dengan cara kami sendiri-sendiri”
“KATAKAN TIDAK UNTUK LOGIN”
kamalmisran
Berkeinginan untuk turut serta mencerdaskan kehidupan Bangsa..





mas yang baik, jadi gimana kelanjutan buku gratis, saya sangat terbantu dalam program buku gratis, tolong semangat berbagi mas kamal dapat diizinkan oleh depdiknas, sehingga para blogger dapat membantu kami, rakyat kecil. tks.
Oleh: nurhayati on Agustus 22, 2008
at 1:45 am
mas kemal, teruskan perjuanganmu.. jangan berhenti dan jangan menyerah, masih ada hari esok, mungkin lebih baik dari hari ini.. hidupkan semangat berbagi tanpa hambatan, thanks selama ini sudah banyak membantu kita.
Oleh: didi on Agustus 22, 2008
at 4:19 pm
Nyaris situs punya pemerintah Republik Indoensia brengsek semua, apalagi punya depdiknas yang kita udah tahu jajaran orangnya otak udang moral ancur, aduh bangsa kita mau dibawa kemana sama pemerintah yang bobrok ini korupsi dimana mana aduh ….aduh …pusing
Oleh: humam arkan on Agustus 23, 2008
at 7:00 am
bapak, sebenarnya apabila ingin mudah dalam mendapatkan BSE secara keseluruhan (mulai dari buku SD, SMP, SMA bahkan SMK), bapak bisa saja mengambil raw data dari its, itb maupun ui. jadi mungkin apabila bapak memiliki kenalan di salah satu ketiga kampus tersebut, bapak dapat mengunduhnya. file dibagi menjadi 3, dimana masing2 file berkapasitas sekitar 4 GB (ukuran satu keping DVD). total buku yang ada kalo saya tidak salah ngitung 584 buah.
saya mengimplementasikan BSE ini di SMA 5 Surabaya, sehingga siswa siswi dapat membaca serta mengambil secara gratis, mudah dan cepat. dan ternyata respon dari siswa bahkan guru (guru biasa digunakan untuk anak2nya) pun baik.
mungkin informasi ini bisa membantu
Oleh: edwin on September 20, 2008
at 11:48 am
kurang sosialisasi bro ebooknya, jadi kebijakan pemerintah tersebut kurang tepat sasaran khusus bagi siswa di kecamatan yang kondisi siswanya masih lama loading
Oleh: fauzan on September 23, 2008
at 2:30 pm
Gebrakan pemerintah dlm hal ini sangat bagus. namun masih banyak kelemahan pd pemerintah, yakni masyarakat blm mampu menerima program buku elektronik ini.
Oleh: Toyo on September 27, 2008
at 9:01 am