Presiden SBY marah bukan kepalang. Ia membentak pejabat negara yang asyik ngobrol. Ia tersinggung para pejabat itu tidak serius mendengarkan ucapannya.
” Saudara!!! jangan ngomong sendiri!!!, hey!!! bapak!!! jangan ngomong sendiri!!!, dengarkan, jangan bicara sendirian coba dengar, masalah penting,ya… jadi duduk persoalan ini, jangan kesana kemari, melempar kesana kemari, kepemimpinan diuji… tanggung jawab di uji, pengambilan resiko di ujui… mari kita jadikan sebagai pelajaran yang baik, untuk negosiasi kembali kontrak lima tahun kedepan “
Peristiwa itu terjadi saat SBY memberikan pengarahan dalam Sidang Kabinet di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2008).
Versi SCTV
Versi Metro TV
Disni disediakan daftar video presiden marah kepada bawahannya:
Kabut Asap
Pembekalan Bupati, Walikota & DPRD






nah gitu pak, tunjukin keperkasaan bapak menjadi seorang pemimpin, yang tegas dan berwibawa.
SALUT BOET BAPAK PRESIDEN RI , CAPEK DEH
GITU LOH
Oleh: Badung on Agustus 29, 2008
at 1:36 am
saya bangga dengan sikap beliau,karena menunjukan kalau beliau pedulu terhadap masalah bangsa ini.sebelumnya tidak pernah ada berita seperti ini yang di lakukan oleh presiden indonesia lain.
Oleh: endang pancawati on Agustus 29, 2008
at 2:27 am
mantab….. yang tidur-tidur itu di zoom aja biar rakyatnya tahu pemimpinnya kerja aja tidur apalagi yang lain…
Oleh: agun on Agustus 29, 2008
at 3:13 am
“Jangan main-main dengan tanggung jawab”. Mantap banget nasehatnya
Oleh: Rayyan Sugangga on Agustus 29, 2008
at 5:26 am
MAnufer politik untuk Pemilu 2009…
pejabat Indonesia memang begitu dari dulu, koq SBY baru marah sekarang…
memang kemarin kemana aja Pak????
Oleh: suciptoardi on Agustus 29, 2008
at 6:07 am
koq baru ditegur sekarang… itukan udah tradisi para pejabat2 di indonesia… apa karena strategi politik lg.. mau dipuji ama rakyat… supaya imbas kenaikan LPG ngk terlalu terasa.. yah.. Politik kali emang begitu …..:D lam kenal…. 4 semua
Oleh: ariel4ever on Agustus 29, 2008
at 6:39 am
pa bener manuver politik?
kalo manuver mah,tggl turunin harga bbm ja…:p
ah asal omong lo..
Oleh: erween on Agustus 29, 2008
at 6:58 am
ambil microphone dan lempar!! sekalian minum dulu terus lempar gelasnya!! kalo saja presiden punya kuasa untuk memecat ditempat….PECAT LANGSUNG! DPR kumpulan orang goblok. like Americans say….do not believe in your goverment, believe in your COUNTRY
Oleh: bungarkka on Agustus 29, 2008
at 7:10 am
saya pertama nonton berita Pembekalan di TV warung saat makan siang bersama rekan2, kami pun terpingkal-pingkal liat mimik SBY dan zoom wajah oknum pejabat ybs. Saya pun dengar, SBY memerintahkan agar pejabat ybs tak diluluskan saja. Namun siapa yg berani bertaruh jika perintah (lisan) SBY ini akan dipatuhi??
Sungguh miris dan nggegirisi saat dengar bhw pejabat ybs lulus juga. Bukan masalah dia mampu atau tidaknya. Gak usah dibahas etika, moral n mental pejabat ybs. Tapiii….. mosok sih PERINTAH presiden kok diabaikan begitu saja.
Entahlah siapa yang salah atau siapa yang keterlaluan? Ato jangan2 …. aaarrrgh……..
Oleh: Jiwa Musik on Agustus 29, 2008
at 7:28 am
kekekekekekekekekekekekekek….
klo di budaya militer, misal pas jam pelajaran di kelas, klo ada yg ngantuk disuruh berdiri.
klo masih ngantuk, disuruh cuci muka, klo masih ngantuk juga diguyur air, klo tetep ngantuk disuruh berendam di kolam…
*jd inget dulu pas di pusdikpom*
Oleh: ricohsanusi on Agustus 29, 2008
at 7:33 am
Jika sekarang seorang Presiden bisa marah, karena presiden sekarang tidak menakutkan, kan bpk presiden orangnya ganteng, murah senyum, dulu presiden tidak marah karena menterinya yang takut dicopot dan juga rakyatnya takut dibui. Buktikan bahwa Presiden punya wibawa…., power…. bila perlu menteri nggedabrus…. pecat aja. (ngapain aku ikut-iktu mencaci….. Astaghfirllah….)
Oleh: milassalmi on Agustus 29, 2008
at 7:56 am
Kalau Presiden RI itu seperti guru saya, pasti pejabat yang ngobrol sendiri itu sudah dilempar sepatu, kekekekeke
Oleh: Max Breaker on Agustus 29, 2008
at 8:52 am
#sucipto
..saya melihat ini bukan suatu manuver politik, tapi lebih sebagai spontanitas yang manusiawi dari seorang manusia. Entah dia presiden atau bukan, pasti akan marah jika lawan bicaranya tidak berlaku yang sepatutnya.
…ternyata SBY juga manusia.
Saya salut untuk hal ini pak SBY.
Saya tunggu ketegasan lainnya pak..tegas untuk berantas korupsi, tegas memerangi kemiskinan, tegas untuk 20%APBN utk pendidikan, tegas laksanakan hukuman mati bagi teroris, tegas untuk bertindak….
Oleh: stenlymandagi on Agustus 29, 2008
at 9:30 am
bagus pak…marahin aja tuh….pada ga sopan….gimana mau memimpin orang…kl dia sendiri ga bisa mimpin dirinya sendiri………
Oleh: Novi on Agustus 29, 2008
at 9:53 am
Sikap marah SBY dlm rapat kabinet sangat manusia, presiden juga manusia. Tetapi sebagai pemimpin, harusnya bisa menahan diri. Kemarahan presiden bisa multi tafsir dan menjadikan suasana rapat jadi tegang. Menteri yang ngobrol, saat itu mungkin karena “boring”, materi yang dibahas tak relevan dengan kewenangannya. Sehingga mereka tak tertarik dengan bahasan saat itu !
Oleh: sudadi on Agustus 29, 2008
at 11:04 am
salam kenal
Oleh: Kang Nur on Agustus 29, 2008
at 11:43 am
bagus ini tegas… tegas… mutlak ketegasan diperlukan pemimpin.
setidaknya memberikan pelajaran buat pejabat kita untuk lebih serius menghadapi permasalahan bangsa.
Oleh: aRuL on Agustus 29, 2008
at 11:55 am
Waduhh… mau puasa nih… ayo gak boleh marah…!!!
Oleh: aditcenter on Agustus 29, 2008
at 11:59 am
memang seharusnya presiden seperti itu, marah atau tegas kepada aparatnya yang mokong tidak melayani rakyatnya dengan baik & presiden juga harus murah senyum & sabar kepada rakyatnya. siapapun presiden berikutnya memang seharusnya seperti itu, calon presiden nanti harus belajar dari sifat-sifat baik yang dimiliki presiden sebelum-sebelumnya
Oleh: han-han on Agustus 29, 2008
at 12:11 pm
itulah kalau jadi pejabat tidak memakai mata dan telinga. omongan presiden saja tidak didengerin, apalagi omongan rakyat kecil. wah….
tapi,… gitu aja kok repot. he-he.
Oleh: arriis on Agustus 29, 2008
at 1:55 pm
Atasan marah kepada bawahan yang ngga serius, kayanya wajar aj..yg musti dpermasalahi itu, ko ad aj pejabat kaya anak SD
Oleh: budimeeong on Agustus 29, 2008
at 2:55 pm
SBY emang udah SANGAT PANTAS jadi presiden..
tinggal yang suka bikin video “por*o” aja yang rese!
nanti kalau kepilih lagi 2009, yang kaya gitu LANGSUNG PECAT aja pak sby!
brovo sby!
Oleh: anggavantyo on Agustus 29, 2008
at 3:06 pm
Pemilu Mendatang Insya Allah, semoga Anda terpilih lagi tuk memimpin Bangsa ini.
Oleh: rahmatrijaluncomputerbiak on Agustus 29, 2008
at 4:24 pm
iya. Bagaimanapun Pak SBY memang bagus dalam hal ini.
Yang sampai saat ini saya takut adalah kolapsnya negara ini karena beliau marahnya cuma karena spontanitas manusiawi.
Bukan marah lalu menggunakan kekuatannya sebagai presiden untuk membongkar mafia mafia Indonesia.
Siapa saja presiden Indonesia selanjutnya. Saya harap kemarahannya bisa menjadikan negara ini makin makmur, bukan makin hancur. Amin
Oleh: Mr. Fortynine on Agustus 29, 2008
at 6:16 pm
Saya mengkhawatirkan Pemilu 2009 akankah melahirkan orang-orang yang duduk di mpr/dpr sejenis, kalau begini terus, kapan bangsa indonesia akan menjadi bangsa yang besar, sadar diri saja kok tidak, malah ditegur, bagaimana mau memimpin rakyat kalau dirinya masih perlu di pimpin. Saatnya, Indonesia menuju bangsa yang bersahabat antara pemimpin dengan yang dipimpin lewat kesadaran jiwa dan emosi. Cao..
Oleh: mumtazanas on Agustus 29, 2008
at 6:28 pm
presiden juga manusia, bisa marah kalau dicuekin…
salut pak sby, memang sudah seharusnya org2 yg tidak becus ikut mengurus negeri ini “dipermalukan” seperti itu, biar menimbulkan efek jera. tapi, kalau gak jera2 juga… kebangetannnn….
Oleh: vizon on Agustus 30, 2008
at 1:26 am
SBY memang menghadapi “musuh” luar-dalam. Bukan cuma lawan di Pilpres 2009 nanti, tapi juga lawan dari kalangan birokrasi yang merasa terganggu lahannya karena SBY “terlalu” bersih…
Kalau SBY terus jadi big boss-nya, apa para Dirjen, Sekjen, Irjen dan pejabat2 lain di departemen dan lembaga bisa nyaman menikmati fasilitas dan “kehormatan” yang diberikan oleh negara?
Oleh: syukriy on Agustus 30, 2008
at 1:40 am
Pro kontra kemarahan presiden. Bisa wajar bisa juga nggak wajar. Mudah-mudahan bukan karena emosi semata.
Bagaimana dengan Soekarno dulu??
Bisa menjadi daya tarik bagi siapapun juga jika mendengarkannya berpidato.
Kira-kira kenapa bisa begitu ya???
Oleh: Ibn on Agustus 30, 2008
at 1:40 am
Wahh….Mantap dan salut banget sama Pak Presiden kita ini. Gitu pak biar para menteri gak seenaknya sendiri.
Oleh: n4nachiby on Agustus 30, 2008
at 2:37 am
SBY sebenarnya penakut,berani cuma sama pejabat yang tidak mendengarkan pidatonya waktu rapat.tapi gmana mengenai kasus mahasiswa SETIA JAKARTA dan kasus pelemparan gedung PGI pusat oleh SATPOL PP???? SBY tidak tegas dalam hal ini,….
Oleh: ono wofo on Agustus 30, 2008
at 2:56 am
pak sby jgan marah ja ..
bertindak kLo bs ..
hanya teori prakteknya ga da ..
kpan indonesia pnya presiden yg bner ?
kpan-kpan ..
Oleh: nunui on Agustus 30, 2008
at 3:05 am
hajaaarrr ajah pak SBY, klo perlu langsung pecat ajah tuh pejabat, suruh ajah tidur di penjara, dasar pejabat gak tau diri, di gaji bukan untuk tidur!!!
Ente di gaji buat mengemban amanat Rakyat!!!
Oleh: Odie on Agustus 30, 2008
at 3:05 am
hehe… SBY marah.
Oleh: Mahavatar Dhammaraja on Agustus 30, 2008
at 4:31 am
BM (biar mampus) tuh pejabat, rakyat susah payah cari uang, pejabat enak2an tidur.
Oleh: rangiku on Agustus 30, 2008
at 5:36 am
bagus tuh sering-sering aja..pejabat yang kerjanya ngorok suruh bawa kasur aja..
Oleh: sitidjenar on Agustus 30, 2008
at 7:42 am
Alhamdulillah….
Pak SBY, bangsa ini memang tidak salah memilih ANDA sebagai Presiden.
Anda memang seorang “Pemimpin.”
Oleh: wety on Agustus 30, 2008
at 9:22 am
Presiden juga manusia… Bukan begitu sdr-sdr?
Oleh: devry on Agustus 30, 2008
at 1:25 pm
Memang harus begitu Pak SBY! Saluut.
Oleh: hasannuh on Agustus 30, 2008
at 2:14 pm
yup.. mantabs tuh presiden punya gaya. sekalian dipanggil ke depan aja pak presiden dan tuh pejabat disuruh angkat kaki satu tangan megang kuping kayak anak2 kelas 1 SD yang dihukum
btw tuh komen wety kayaknya sedikit ada propagandanya!. bener gak wet?
Oleh: Arsyad Salam on Agustus 30, 2008
at 2:25 pm
good job sir!! u are the best,,..,
Oleh: cute on Agustus 30, 2008
at 6:20 pm
[...] Berita keempat yang tak kalah panasnya adalah mengenai kemarahan Presiden SBY terhadap pejabat yang tertidur ataupun ngobrol di sela-sela pidatonya. Silahkan lihat video koleksi ‘aksi marah’ sang presiden DISINI!. [...]
Oleh: Grand Paragon - a pattern of excellence » Blog Archive » Top 5 Hot News Indonesia Minggu Ini! on Agustus 30, 2008
at 7:18 pm
saya pribadi salut kepada Sby, tidak sepantasnya para penjabat tidur atau ngomong2 di saat presiden pidato, seperti halnya kita bicara kepada seseorang tapi kita disepelekan dan menurut sya pribadi itu benar2 menjengkelkan. kalau menyangkut trik untuk pilpres 2009 atau mendpat pujian dari rakyat,kyaknya berlbihan.
Oleh: rizal on Agustus 30, 2008
at 8:34 pm
Sabar Pak, sebentar lagi puasa
Oleh: ratno on Agustus 30, 2008
at 11:59 pm
ga pa2 telat dikit pak…mau marahnya sejak dulu atw skrang, yang penting sampean udah ada niatan agar para anak buah panjenengan bisa tau diri…
Oleh: opix4shared on Agustus 31, 2008
at 5:47 am
mau puasa lo
Oleh: hascarya on Agustus 31, 2008
at 6:35 am
ooo bpk kita,lagi marah ya ………ok bangget tull tuk menuju 2009 yang lebih baik
Oleh: doll mumut on Agustus 31, 2008
at 12:31 pm
[...] Tuwuh bagi kami bermakna “membina” para pengikut. Kita lihat apakah, hasil pilihan [...]
Oleh: Satria Piningit Hamong Tuwuh (SBY) « Politik [tidak] harus umum on Agustus 31, 2008
at 1:28 pm
Salut Pak SBY emang harus begitu…… masa lagi omongin masalah serius tidur, ngobrol kaya rapat RT aja…. selanjutnya disuruh keluar aja biar kapok
Oleh: deny on Agustus 31, 2008
at 3:56 pm
bulan puasa jgn suka marah ah…. ntar pahala puasanya berkurang…. heheheeueueu…
met puasa buat yg punya blog… salam kenal. good posting.
Oleh: dsatria on Agustus 31, 2008
at 3:58 pm
Sebenarnya para pemimpin harus mencerminkan jiwa kepemimpinan….. dalam situasi serius hendaknya juga serius karena apa yang dihasilkan dalam rapat untuk kepentingan rakyat yang dipimpinnya. Untuk itu pak SBY sebagai pemimpin tertinggi berhak menegur bawahannya karena beliau care dengan kepentingan rakyat….
Oleh karena itu sebaikknya bawahan harus mengerti karakter atasannya agar tidak ditegur untuk kedua kali……good SBY
Oleh: Wawan on Agustus 31, 2008
at 4:04 pm
sekali-kali sambil di deketin aja pak biar pada takut…
Oleh: pay on Agustus 31, 2008
at 4:13 pm
salut 2 presiden SBY…
tp lebih salut lgi klo beliau bsa kyk presiden iran, mahmud ahmad dinejad…
mga aj presiden bsa mrah kyk gtu sm amerika dan antek2nya yg sllu jdi hancur negara kta.
Oleh: yogi on Agustus 31, 2008
at 4:16 pm
Kok SBY marah disalutin/direspon berlebihan..
Oleh: desahalaban on September 1, 2008
at 5:09 am
Bagus tu!! marahi ja,rapat ja gojek gmana bsa tau hasil rapat & jalani hasil rapat???
Kalo bisa pecat ja tu pejabat yang gojek!!
Oleh: Pujangga on September 1, 2008
at 5:11 am
untuk permasalah negara, tidak ada kata tidak sesuai dengan wewenang, jika demikian artinya pejabat tersebut tidak mandiri secara intelektual dan bertanggung jawab sebagai wakil/pejabat rakyat (pelayan rakyat yang pintar dan cerdas).
setidaknya untuk perihal mendiskusikan suatu kepentingan negara, maka menjadi pendengar yang baik menunjukan ia seorang pembaca yang baik (baca kondisi, situasi, dll), seorang pembaca yang baik ia pun seorang pembicara yang baik dan seorang pembicara yang baik ia pun seorang pemikir yang baik.
jika presiden baik dalam meyampaikan kebenaran, maka pejabat tersebut memang tidak serius dalam bekerja, di pecat saja pak, saya rakyat yang minta, mungkin yang lain juga setuju, bagaimana ?.
namun jika yang menjadi masalah cara penyampaian bapak presiden maka tidak sepatutnya juga terlalu menunjukan emosi yang tidak perlu. bahkan sebaiknya ketegasan yang ditunjukan, misal kalo dipecat ya PECAT !!!
Masih banyak tunas bangsa dan permata negeri yang lebih pantas dan benar dalam memimpin negara ini.
selamat menjalankan ibadah puasa untku semua
Oleh: Andri Indrawan on September 1, 2008
at 5:37 am
bagus pak…tunjukkan kewibawaan bapak..lo emang bawahan gak bisa kerja n lo rapat ngomong ae ..pecat aja…ganti ma yang baru….maunya duit banyak tapi kerja gak serius….wahh payah…pollll
Oleh: prie on September 1, 2008
at 4:31 pm
ketegasan menjadi hal yg penting saat ini bagi petinggi2 di INDONESIA. terutama tegas menyikapi permasalahan, jelas hal diatas adalah MASALAH yang besar, gimana mau perjuangkan rakyat kalo mendengarkan sidang aja ga becus..TEMBAK MATI aja pejabat seperti itu.
Jadi PEJABAT tuh harus SERIUS PAK KEPALA PUSAT BADAN STATISTIK, jangan cengegesan aja, sudah untung diberikan jabatan itu, dipercaya malah bikin kecewa! tanggung jawab mu BESAR buat 250 juta penghuni NKRI ini.
JADI PEMIMPIN HARUS BISA MENENANGKAN-MEMENANGKAN DAN MENYENANGKAN HATI RAKYAT…
Cayo PAK PRESIDEN
Oleh: tirza zoraya on September 3, 2008
at 9:18 am
saya mendukungmu pak sby, tindak tegas semua pejabat yang menyepelekan………………!! hidup pak sby
Oleh: budi tata negara on September 18, 2008
at 1:45 am
PAK SBY SAYA DUKUNG PAK, BILA PERLU PECAT AJA PAK PUNYA BAWAHAN KAYA GITU JANGAN CUMAN DITEGUR GITU AJA ANJING KORUP ITU. BRAVO PAK SBY………. BERANTAS AJA PAK ORANG DI PEMERINTAHAN YANG OTAKNYA KAYA OTAK SAPI ITU PAK, DASA ANJING TUNG PAK ANAK BUAH BAPAK ITU.
Oleh: Iwan on November 9, 2008
at 4:25 pm
Ini baru pemimpin yang baik, selama ini para mentri tidak perna mendengarkan pidato yang disampaikan presiden, maka dari itu saya mempunyai ide yaitu kalau presiden sementara pidato saya berharap supaya ada kamera dan layar yang besar yang langsung menampilkan para mentri/ anggota dewan yang hanya tidur pada waktu sidang supaya bisa diketahui oleh pemimpin rapat tersebut. terima kasih.
Oleh: Jeferson on November 14, 2008
at 3:29 pm
betul baaaangeeeet pak SBY, marahin aja terus tuh orang dah jadi pemimpin kok gitu. kapan bisa mimpin jika mimpin dirinya aja gak becus tul gak?????
Oleh: UZUN on Januari 14, 2009
at 2:23 pm
memang Mantab….. Pilih lagi SBY,….. !!!
Oleh: webproperti on Januari 16, 2009
at 4:20 pm
Saluttttt dan kita dukung terussssssss…habis kita mau marah pada pejabat pejabat tersebut ndak bisa….Pak Sby …sungguh berani dia tidak takut Pejabat tersebut akan dendam karena dipermalukan…ndak usah dipejat aja..seumur hidup akan ingat terus..tuch…yang penting Pak saya dulu pendukung president lain merasa nyesel juga ndak dukung Bapak…..tahun 2009 saya aka pilih Bapak…soalnya pemimpin nya sudah teruji…terutama masalah korupsi…dibawah ini sudah pada takut semua….untuk korupsi…mudah mudahan ini akan terus di galakan..Hidup Pak Sby……..
Oleh: EDDHIE on Februari 1, 2009
at 1:48 am
Selalu saja ada orang yang berprasangka buruk dengan dalih Manuver politik dan sebagainya, mari berfikir positif bahwa apa yang dilakukan oleh SBY merupakan tolak ukur bagi pejabat yang lain untuk serius memimpin bangsa ini, coba berfikir positif dulu dan jangan sembarangan. kalau ngomong
Oleh: Ahmad Yuhdi on Februari 1, 2009
at 4:46 pm
yes paq hajar aja biar wibawa bapaq naiq and gaq disepeleqan orang.qami raqyat bapa menduqung abis deh………..merdeqa
Oleh: enndy on April 21, 2009
at 3:19 am