Pelatih timnas Libya Gamal Adeen M Abu Nowara mendapat hadiah Tonjokan dari pelatih kiper timnas Indonesia Sudarno. Akibat kejadian itu timnas Indonesia keluar sebagai juara pada ajang Piala Kemerdekaan 2008 setelah dinyatakan menang walk out (WO) atas Libya 3-1. Menurut penuturan Gamal Adeen, insiden tersebut diawali setelah dirinya melakukan protes terkait kepemimpinan wasit asal Brunei Darussalam Shahabuddin Moh Hamiddin di sela-sela pertandingan dan saat menuju ruang ganti.
Akibat pemukulan itu bibir bagian dalam Gemal luka dan kacamatanya retak. Dia tidak tahu penyebabnya mengapa dia dipukul. Akhirnya atas rekomendasi Ketua Umum Federasi Sepak Bola Libya, Gemal memutuskan untuk tidak melanjutkan pertandingan. Dia hanya bisa megatakan
” saya menyesal dan meminta maaf karena tidak melanjutkan pertandingan, saya melakukan hal ini agar pemain di lapangan tidak terprovokasi akibat pemukulan terhadap saya“
Kejadian ini sunguh memalukan, dan menunjukan bahwa kita memang kurang sportif dalam olah raga, sementara itu pelatih Indonesia Benny Dollo mengaku tidakmengetahui insiden pemukulan tersebut. Saat kejadian itu dia sudah berada di ganti untuk mempersiapkan strategi tim.
Staf ahli menpora Djohar Arifin Husien menyatakan penyebab Libya tak mau melanjutkan pertandingan harus di usut karena telah mencederai Piala Kemerdekaan. “Soal pemukulan ini juga harus diusut terpisah,” tandasnya.
Video






Komentar Terakhir